Jumat, 21 Agustus 2015

Friendship is very important for people?

Heya!

Sejak dari kecil aku itu orangnya susah mengendalikan hal yang bernama "pertemanan". Sekarang sih nggak terlalu, tapi rasanya masih ada. Tunggu...

Aku salah... Aku masih seperti itu.

Sejak nonton anime aku itu belajar pada pertemanan itu sangat penting dan menyenangkan. Setiap pertemanan di anime pasti hubungannya ketat dan saling mengerti diri sendiri dan selalu ada di situ untuk membantu kalo misalnya ada masalah.

Mungkin itu alasannya. Aku kepingin pertemanan aku juga seperti yang di anime, yang ketat banget ikatan kita. Tapi sayangnya, di dunia asli ini nggak bisa gampang seperti itu.



Sebagai orang yang hardcore otaku di grup pertemanan aku, hanya aku yang palingan merasa seperti ini. Aku tau ini karena, cuman aku yang memperhatikan semua 11 teman kita. Misalnya kalo ada yang lagi bersifat aneh, cuman aku yang mengkhawatirkan dia dan yang lain akan tetap bercanda bercandaan seperti nggak peduli. Tapi di akhir akhir nya aku nggak akan bisa membantu dia yang sifat nya lagi aneh, karena aku terlalu takut hubungan akan jadi parah, dan di Negara ini kita hidup nya semua jauh rumahnya, jadi aku nggak bisa keluar rumah dan jalan ke rumah dia untuk membantunya seperti di anime.

Terus yang paling bikin hal ini nggak bisa itu karena aku sendiri. Aku tau kalo aku orangnya yang gila, aneh, annoying, dan karena factor aku ini kadang orang suka menjauhi aku. Di grup aku ini memang semua orangnya hamper kaya gitu juga, dan aku mempercayai mereka. Tapi aku itu nggak pernah bisa punya pendapat yang aku yakin (Aku akan jelasakan di post lain).

Misalnya kalo aku ajak mereka main kemana habis sekolah, dan ada yang bilang "Nggak bisa, harus bantuin ibu masak", yoweslah rapopo dia nggak bisa ikut. Walaupun aku mempercayai orang itu tentang dia nggak bisa ikut, somewhere di hati aku, aku merasa kalo aku nggak percaya dan mikir dia nggak mau ikut main karena dia mau menjauhi aku. Dan ini itu bikin aku kesel di kepala karena aku nggak tau yang mana yang benar. Aku kepingin percaya dia, tapi di waktu yang sama aku enggak percaya.



Aku selalu ada perasaan ini, tapi ini semua keluar karena aku lagi nonton Kokoro Connect dan...
Oh my god Inaba, aku mengerti banget tentang nggak bisa mempercayai orang lain. Sama pertemanan di anime itu kuat, saling pada membantu untuk menguasai ketakutan dari masa lalu dan kebahagian yang jadi ada kerana itu.

Jumat, 14 Agustus 2015

The feel of being in a team is priceless?

Heya!
Sebagai penonton anime, aku itu menonton semua genre (kecuali horror, terlalu serem... aku lemah hati orang nya oke). Salah satu genre favorit aku itu Sports. Aku nggak tau kalo ini itu karena aku sering nonton sports anime, atau aku suka nonton sports anime makanya suka ini, tapi aku itu kepingin bangit menjadi di sebuah tim.

Tim olah raga, basket, bisbol, badminton apa lah. Aku itu kepingin banget. Aku sebenarnya nggak terlalu bisa main sports (kecuali badminton) karena physique aku dan stamina rendah aku, tapi aku tetap kepingin ikutan sebuah tim.

 
 Ini karena aku kepingin merasakan bekerja keras nya sama orang lain di tim dan mencapai tujuan yang sama, seperti memenangkan kompetisi. Tapi aku juga kepingin menjalani semua proses menjadi di tim seperti meng-analisir musuh yang akan di lawan di pertandingan berikutnya, atau nggak merancang sebuah taktik untuk pertandingan berikut. Ber-latihan banting tulang setiap hari sama mereka, dan setelah latihan pergi makan kemana barengan. Aku itu kepingin semua itu. Aku ingin merasakan semua itu.

 
Dan apa lagi, kalo menang kompetisi. Rasanya itu pasti menyenangkan banget,
 


Aku ikutan tim basket di sekolah tapi aku terlalu jelek jadi nggak masuk tim nya. Tapi di Oman itu nggak terlalu banya kompetisi karena sekolah international nya itu nggak banyak. Jadi kalo pertandingan antara sekolah ya cuman ada 4-5 sekolah yang ikutan jadi cuman kayak kompetisi for fun.

No! Kompetisi itu haru kompetitive. Itu yang aku mencari. Kayak di sports anime misalnya InterHigh atau Winter Cup atau Koushien. Semua itu asli, kompetisi asli di jepang untuk anak sekolahan. Aku itu kepingin ikutan kayak gitu, tapi nggak bisa.

Sekarang aku juga sering main LoL suka nonton kompetisi LCS dan karena itu aku kepingin juga bikin tim sama teman teman aku dan mencoba ikut kompetisi itu. Tapi sekarang belom bisa, kita masih nggak terlalu bagus, dan sebenarnya cuman aku yang merasa seperti ini. Meraka cuman mau bersenang senang dengan LoL.


Untuk kalian yang ada di sebuah tim, cherish those times with your team.

Jumat, 07 Agustus 2015

Regret never goes away?

Heya!

Jadi, aku itu orang nya yang banyak ngerjain hal hal yang menyesalkan, yang selalu menghantui pikiran aku, bikin kesel karena memikir "Kenapa aku waktu itu kayak gitu?""Kenapa enggak kayak gini aja?"

Aku kalo ber-jalan itu selalu bongkok. Ibu aku suka ngingetin untuk berdiri tegark, tapi aku itu nggak bisa. Soalnya banyak beban berat mental yang nggak bisa aku angkat, makanya punggung jadi bongkok. Palingan ini cuman mental effect dan asli nya aku memang males berdiri tegak aja,tapi ya memang kerasa beban regret aku di punggung aku untuk aku.

Dari hal hal yang menyakiti orang, atau hal hal yang bisa bikin aku lebih keren, atau hal hal yang super bego deh. Banyak aksi yang aku regret.

Head teacher inggris waktu itu ^
Seperti waktu di kelas inggris. Aku itu benci kelas ini, meng-analisir buku dan poem atau apa lah. Aku jadi malah ngegambar sebuah orang lagi main badminton atau apa lah. Nah, di sekolah aku itu ada Head teacher pelajaran nya dan guru yang biasa. Jadi, waktu itu head teacher yang inggris nya itu dateng ke kelas aku. Karena aku bodoh, aku ngeliatin gambar nya ke dia, dan dia nggak jadi senang, dan guru aku jadi kena masalah. Kenapa? Ya soalnya masa di kelas inggris murid nya di bolehin gambar?! Beneran nggak tau apa yang aku pikirkan waktu itu... Untungnya guru aku nggak di pecat atau apa lah, tapi tetap masih aku regret aksi ini.

Kalo enggak waktu main League of Legends sama teman. Kita itu kalah berat, dan aku main nya nggak enjoy dan kesel dan banyak panic. Tiba tiba semua musuh nya itu lagi rendah darah nya, jadi teman aku nge target semua dan dapet Quadra Kill. Aku mengikuti dia untuk menjadi support, bisi butuh bantuan. Tapi pas temen aku mau nge bunuh musuh terakhir aku panic dan malah aku yang ngebunuh musuh nya. Aku telah mencuri Penta Kill temen aku.

Dia marah, dan dia boleh marah ke aku, soal nya itu memang salah aku. Aku itu waktu itu masih agak baru di game nya, jadi masih belum terbiasa tentang damage atau armor. Aku kira dia butuh bantuan untuk mengurangi darah nya tapi padahal dia bisa sekali hit terus akan mati. Aku juga takut kalo dia nggak ngebunuh nya dia akan nyalahin aku untuk enggak ngebantuin, jadi pusing. Panik. Dan Boom. Aku mencuri penta kill nya.



Dari anime Baby Steps, si Maruo itu, ada cara untuk menghilangkan stess nya, dan regret dan stress itu hampir sama. Dia jadi bikin mental image hal hal yang bikin dia stress, lalu sama dia di hilangkan image itu sedikit sedikit dan dia bisa jadi tenang. Aku mencoba pikiran hal hal yang aku regret dan menghilankan itu sedikit sedikit, tapi aku kekuatan mental nya terlalu lemah, dan jadi enggak bisa.

So, don't do things you will regret. Or else you'll have a crooked back like me.

Jumat, 31 Juli 2015

Communication is key in everything?

Heya!

Sepanjang musim panas aku jadi ter-addicted untuk memainkan League of Legends. Nah, di game ini itu, banyak, banyak assholes. Yup. Tapi, assholes yang paling buruk itu, yang nggak pernah komukasi dengan team nya. Ini paling nyebelin.

Sebelum main itu kan ada champion selection, dan harus milih karakter. Setiap karakter itu kan ada role nya, misalnya jungler, mid laner, ADC, support atau top. Nah, biasanya misalnya 3 orang udah bilang "Hey saya mau jadi mid laner!" "Aku top" "Me Support". Terus udah di lock. Nah, asshole yang nggak komunikasi ini pasti aja milih role yang udah di pilih dan langsung nge lock juga. Gara gara ini kita jadi ada champion yang misalnya main di top, tapi asal nya harusnya di mid. Ini itu jadi disadvantage. Ini terjadi karena ada yang nggak ber-komunikasi!

(Okay image nya terlalu gede untuk blog ini jadi: http://i.ytimg.com/vi/WwEgE7HzKsM/maxresdefault.jpg
marah marah kan?)

Bisa juga misalnya musuh nya pergi dari lane nya dia dan nggak bilang apa apa. Terus jadi lah yang di lane lain ke gank dan mati, karena dia nggak ngasih tau kalo musuh nya kemungkinan pergi ke lane lain.


Ya bukan dari game aja sih komunikasi itu penting nya. Misalnya di sekolah baru, ngga tau siapa siapa. Kalo mau berteman yah kan harus ngomong ke se-seorang biar bisa berteman. Of course, kadang kadang ada orang yang suka nyamperin anak baru dan ngomong ke dia untuk berteman (Itu aku! Soalnya bisi anak baru itu otaku, gua butuh lebih banyak teman yang otaku xD ). Tapi ini itu agak jarang, soalnya orang orang itu kalo udah punya teman itu suka udah settle down, nggak butuh nyari lagi, makanya harus mau ber-komunikasi.


Pretty much my gang ^ 
Personally, aku itu orangnya yang nggak tau gimana cara bercakap dengan orang kecuali teman sekelompok aku. Soalnya di geng aku itu orang nya semua retarded kaya aku, terus bisa ngomong seperti apa aja dan mereka tau kalo kita itu nggak bego dan cuman bercanda bercanda dan nge bant.

Wkwkwkwk, apa lagi sama perempuan, nggak bisa gua. Kalo sama mereka cuman bisa ngomonin tentang kerjaan sekolah dan itu saja. Kalau topic lain gua langsung panic dan nggak tau gimana bercakap.

Tapi aku kepingin belajar untuk biar bisa ber-komunikasi dengan semua orang. Soalnya ini penting untuk aku nanti pas kuliah. Masa nanti nggak ada teman?


*Me talking to girls

Jumat, 24 Juli 2015

Don't overthink things?

Heya!

Jadi aku itu orangnya suka nge-overthinking segala hal. Sebagai jadi pessimist, aku selalu mikirin yang worst-case scenario di segala hal apapun. Worst case scenario nya itu pasti yang extreme banget yang nyebelin. Aku nggak suka, nge-overthinking segala hal, tapi ya sudah natural aku begini. Nggak enak mikirin yang extreme, jadi ketakutan.



Aku waktu itu pergi ke mall sama saudara-saudara aku, dua perempuan dan satu laki. Nah, kita itu janjian ketemuan di depan Chatime jam 19:15. Aku sama yang laki itu pas dating jam 19:15 tapi saudara yang lain nya nggak dateng dateng. Aku memulai automatik nge-overthinking dan aku kira mereka telah di culik atau tiba tiba cedera. Nggak tau apa harus nyobain mencari atau diem di tempat. Dateng-dateng mereka jam 19:30, 15 menit telat. Hah, namanya juga bocah ABG.



Pokoknya setiap aku nge overthink itu pasti aja ber-relasi dengan sesuatu seperti kemalingan, cedera, di culik, pembunuhan, accident, apa lah hal hal extreme seperti itu. Nggak enak banget. Gimana coba cara biar panik kayak gini ilang.

Sering aku kalo situasi seperti ini itu tau kalo nggak usah panik. Sering nge distract diri sendiri dengan mainin HP atau beli makanan. Atau enggak mikirin: “Bocah umur 13an itu masih belum tau tentang waktu dan jam makanya mereka akan telat banget”.



Don’t overthink things jadinya. Beneran deh perasaan jadi nggak enak.


On a side note, minggu depan aku akan balik ke Oman lagi jadi postingan akan tepat waktu jam 9 malem waktu oman hari jumaat (jam 00:00 di waktu Indonesia hari sabtu), dan postingan juga akan lebih ber-qualitas semoga J

Jumat, 17 Juli 2015

Keeping a diary is really good?

Heya!

Aku lagi di indonesia jadi waktu posting nggak akan tepat. (biasanya juga nggak tepat...) Lanjut!



Jadi untuk orang seperti aku yang memori nya jelek, aku itu memulai menyimpan diary biar nggak akan lupa tentang apa yang terjadi di masa belakang.

Aku itu sebel sekali setiap hari kadang kadang suka mikir, kemarin aku ngapain ya tadi? Makanya aku menyimpen diary. Sama, kadang kadang ada momen yang lucu atau momen yang mau di inget banget makanya di record di diary, soalnya pasti aku akan lupa.

Aku lebih mendingan nulis diary itu di buku, tapi aku kalo di rumah selalu terlalu males untuk ngisi diary dan mendingan nonton anime atau apalah. Jadi aku nulis diary di HP aku biar bisa di mana aja kali butuh membuang waktu. Terus, dengan pake HP, diary aku itu bisa di back up di komputer biar nggak ulang, tapi sayang nya nggak ada rasa diary authentik seperti yang di buku asli.

Terus, di masa depan kalo misalnya aku jadi terkenal atau apa lah, dan ada yang nanyakan mada kecil aku ya liat aja tu diary. Sama palingan aku akan enjoy ngetawain diri sendiri yang dulu karena aku bodoh banget.

Maaf post nya rasanya kayak agak di rush soalnya di indonesia internet nggak selalu ada dan selalu pergian jadi nggak ada waktu. Minggu depan juga bakal kayak gini.

Inti nya, simpan lah diary untuk senang senang.

Jumat, 10 Juli 2015

Noodle oil runs in my veins?

Heya!

Sebegai orang Indonesia aku itu cinta Indomie. Indomie itu, rasanya, terlalu enak, seperti makanan yang turun dari surga. (Ah lebay gua). Pokoknya Indomie itu enak banget.

Post ini palingan akan penuh tentang hubungan aku ke Indomie. (Kayaknya akan agak aneh post ini...)

Memasak Indomie itu gampang sekali. Tinggal di rebus, masukin bumbu dan selsai. Kalo yang goreng tinggal di saring terus baru kasih bumbu. Tapi... Aku ada cara lain untuk memakan Indomie yang pasti itu nggak sehat tapi enak enak aja untuk aku.

Mentah! Indomie mentah itu enak. Laper tapi males masak? Makan aja lah Indomie mentah! Tapi awas lo sakit perut. Jangan kebanyakan. Di keremes keremes mie nya di dalem bungkus nya dan di kasih bumbu terus lalu makan. Ini super nggak sehat. Aku nyobain makan 2 bungkus jadi sakit perut. Inti nya satu bungkus aja ya gan.

Masak pop mie pake air biasa! Ini asal nya aku nggak sengaja, mau bikin Pop Mie tapi ternyata dispenser air panas nya di matiin jadi yang keluar nya air biasa. Ini enaknya karena satu, mie nya nggak cepet kemasak jadi masih agak kriuk kriuk. Dan dua, air nya nggak panas jadi langsung bisa di minum sekaligus dan merasakan bumbu yang enaknya. Palingan ini juga nggak sehat tapi oh well.

Tapi memang yang paling enak itu Indomie goreng yang 3/4 mateng biasa. Kadang kadang itu orang suka nambahin telor, atau bawang goreng, atau ayam ke Indomie nya. Tapi menurut aku itu malah ngilangin rasa Indomie original nya. Paling enak itu nggak di tambahin barang barang extra ke Mie nya.

Apa lagi orang Indonesia yang nambahin nasi. Like, really? Aneh banget makan Mie pake nasi.

Bingung tentang title post ini? Teori aku itu, saking udah banyak makan Mie dalam 16 tahun hidup aku ini, di vena itu bukan darah yang mengalir, tapi malah minyak Indomie. Beneran loh, kadang kalo aku sakit terus makan Indomie rasanya jadi lebih sehat!

Cara makan paling enak itu pake tangan. Soalnya jadi kerasa mie nya di tangan dan bikin lebih enak. Entah kenapa tapi kalo makan itu aku lebih suka merasakan makanan nya pake tangan. Terus setelah selsai makan piring nya di jilat biar bumbu nya semua ketelen. Sedap. (Oh btw ini nggak etis ya jadi gini doang kalo sendirian. Tenang aku cuman gini kalo sendirian.)

Masih ada lebih banyak cerita tentak Indomie And Me, tapi itu saja lah. Kalo kebanyakan nanti otak lo jadi kebenyakan mikirin Indomie.

Jumat, 03 Juli 2015

Why do I hate online multiplayer games?

Heya!

Belakangan bulan ini aku sering sekali main game online yang multiplayer. Wek, bingung ya karena judul post nya?

Aku itu main game nya itu selalu sama teman. Makanya aku suka. Aslinya sih aku suka banget game game online yang multiplayer kaya LoL, DotA, GMod, Runescape dan lain lain. Tapi ada satu hal yang bikin aku benci sama mereka... ya itu...

Komunitas nya. Komunitas nya jelek banget dan nyebelin. Pasti aja ada seseorang di tim kamu yang akan bikin kamu kesel. Kayak kalo main League of Legends atau DotA. Waduh, nyebelin banget deh. Di tim aku pasti aja ada yang AFK atau kerja nge feed, atau nyuruh nyuruh karena dia pikir dia lebih bagus dari pada orang lain. Kalo misalnya nge feed terus, tapi itu pertamakali nya dia mainkan champion/hero yang itu ya mengerti lah. Tapi kalo kerjanya AFK, karena internet jelek, ya jangan main dong.

Terus juga ada orang yang bego dan nggak tau apa apa tentang main MOBA. Kalo elo jungler kan tugas nya itu nge-gank lane lane nya. Nih kalo gua di mid-lane, terus teman gua nge-gank musuh nya pasti aja mereka langsung bilang: "Wah hebat banget harus 2v1 untuk ngalahin gua, si mid-laner (gua) noob banget". Ehhh anjing itu kan tugas nya si jungler. Nyebelin banget.

Nah, makanya gua mainnya sama temen terus. Kalo sama teman kan kita mengerti satu sama lain, terus sebagai bonus kalo aku selalu ber-komunikasi lewat voice chat pake Google Hangouts biar komikasi tentang game nya lebih cepat dan bagus. Jadi kan nggak usah ribet ngetik di chat dan belom tentu orang baca chat nya juga. Kalo sama teman, kan juga ngerti kalo ada yang masih noob, jadi kalo dia nge feed itu kan karena dia baru mulai main game nya.

Terus kalo game online MMO yang nyebelin nya itu kalo main sendirian itu cepat bosan. Misalnya di Runescape itu kan kalo Woodcutting itu kan cuman nge click pohon terus udah aja. Lama lama cepat bosan. Tapi kalo ada teman kan bisa ngobrol untuk melewatkan waktu nya.

 Terus juga kalo ada teman bisa melawan monster monster barengan biar ada bantuan. Kalo sama orang random online lawan monsternya, belom tentu dia akan ngebantu kita 100%. Misalnya darah kita udah kecil dia malah kabur biar kita mati, biar dia sendiri yang dapet loot nya dari monster nya.

Long story short, the community in online multiplayer games is toxic. Mainlah sama teman anda biar menyenangkan.

Jumat, 26 Juni 2015

Anime isn't just entertainment?

Heya!

Kalo lagi nonton anime itu kan yah untuk hiburan sehari hari atau hiburan kehidupan kalo kamu otaku. Nah, tapi, anime itu bukan cuman hiburan, tapi juga bisa ber-edukasi. Kadang-kadang di anime itu ada karakter yang pake sebuah serangan yang scientific dan membutuhkan sebuah penjelasan untuk kenapa serangan itu bisa terjadi. Atau enggak sebuah karakter lagi ber-filosofi atau apa lah. Nah, aku suka banget momen momen seperti ini, soalnya aku jadi belajar tentang sesuatu yang agak keren atau bermanfaat di dunia asli.

Mungkin setiap aku menemukan sesuatu yang bisa di pelajari akan aku omongkan di blog aku, ya inilah 3 hal yang aku mempelajari dari anime:

1) Anaphylactic Shock (Hunter X Hunter)


Anaphylactic Shock itu jadi sebuah reaksi alergi yang extreme. Cara dapet nya, yang di jelaskan di Hunter X Hunter ya itu, kalo sebuah lebah menyengat orang, badan orangnya akan membikin antibody untuk ngelawan racun dari lebah nya. Tapi, kalo jenis lebah yang sama menyengat orang nya lagi, mereka akan mengalami reaksi alergi yang extreme, bisa fatal, yaitulah Anaphylactic Shock.

2) Kenapa langit biru? (Aldnoah.Zero)



Pas anime nya mulai, di jelaskan bahka langit dan laut itu biru karena refraksi cahaya bikin mereka biru. Tapi ternyata itu salah! Langit itu biru karena effek dari Rayleigh scattering. Rayleigh scattering itu adalah penyebaran cahaya matahari dari molekul yang di atmosfir. Penyebaran ini itu mempunyai wavelength (panjang gelombang) yang pendek, dan kalau anda tau fisika, wavelength yang pendek itu warna nya sekitar biru. Dan itulah kenapa langit biru. (Some A level physics right here!)

3) Kemikal beracun (Ansatsu Kyoushitsu)



Kalo misalnya lagi menghandalkan kemikal di pelajaran kimia atau di rumah (kepana elo punya kemikal di rumah? mencurigakan.... pak polisi!!!) ya hati hati dengan kemikal yang beracun dan jangan di minum.

Sodium Hydroxide itu beracun kalo di minum!
Thallium Acetate juga beracun!
Aqua Regia (Nitro-Hydrochloric Acid) super beracun!

Jaga jaga kalo lagi menghandalkan substansi itu!

Yah itu cuman 3 hal yang aku telah pelajari dari anime. Ada lebih banyak sih, tapi ya nanti post nya terlalu panjang. Kalo lagi nonton anime, memperhatikanlah untuk hal hal seperti ini untuk mentikatkan ilmuan anda!

Jumat, 19 Juni 2015

Exams ended! Impressions?

Heya!

Pertama-tama maaf ya belakangan ini qualitas blog gua agak poor...
(Tunggu, biasanya qualitas poor juga kok, ah!)
Maksudnya maaf belakangan ini qualitas blog gua super poor, kayak di buru-buru bikin nya. Ya... itu soalnya ngerjain nya 1 jam sebelum hari Sabtu dan itu bukan karena Ujian, tapi malah karena main game kayak DotA sama teman teman. Ya maaf saya ter-adikisi main sama teman.

Anyway, ujian, telah, selsai...

AKHIRNYAAAA!!!!! Haduh, udah nggak tahan gua. Bosen gua belajar. Ujian nya juga membosankan. Pertanyaan pertanyaan itu bercampuran yang gampang sama yang kayak bodoh. Maksudnya bodoh itu kayak, kata-kata pertanyaan nya itu mempusingkan dan bikin nggak ngerti atau enggak pertanyaan nya nggak membutuhi ilmu yang di pelajari, tapi cuman suruh pake graph atau informasi yang di kasih di ujian nya. Semua ujian nya kayak gini kecuali Fisika, Inggris Literature, sama Matemika (yang level tahun depan).



Terus, ujian terakhir aku itu tentang Sejarah, topik nya itu Masyarakat Inggris di Tahun 1950-1979. Ini itu ujian yang bikin aku paling kesel dan kepingin sengaja di tangkep untuk nyontek biar di keluarin dari ruangan ujian nya. Ini itu jadi buku pelajaran nya kan ada 90 halaman. Di ujian itu cuman kayak 5 halaman yang di pake. Iyap, 5 doang. Jadi aku udah mempelajari kayak 30 statiska, yang nomor nomor nya acak banget... dari 17,000 ke 525,000,000 ke 27, ke apa lah. Jadi di ujian itu cuman kepake SATU doang statistika nya. Kesel lah, udah susah susah ngafalin. Terus, untuk membikin situasi nya lebih buruk, pertanyaan yang di ujian nya itu bagian dari buku yang aku enggak terlalu ngerti. Wkwkwk. Udah deh, never again sejarah. Kayaknya dapet C deh untuk ujian itu. Sigh~


Kenapa lagi si Aladdin senyum senyum kalo dia dapet nilai C?
Btw ini anime nama nya Magi: Labyrinth of Magic. Bagus banget (Y)

Oke selain itu, pas lagi nggak ada ujian atau apa lah gua sering main sama teman online barengan. Menyenangkan. Malah lupa kalo ada ujian kadang kadang besok harinya wkwkwkwk. Sama kalo ujian nya jam nya sore aku dan teman teman aku suka ketemuan di Costa Coffee dan 'belajar' di sana sampe waktu ujian. Aku bilang belajar tapi maksudnya, belajar sebentar dan ngomong sisa waktu nya.

Sekarang gua FREEEEE!!! Iwatobi swim club! What? Iya gua suka anime itu- tunggu bukan karena aku suka BL tapi karena tema pertemanan nya itu kuat sekali! Wait kok bisa ngomong tentang ini tiba tiba. Ah. Maksud gua sekarang sudah punya FREEdom. Enak rasanya :)

Ujian? Please no more, nggak tahan.

Jumat, 12 Juni 2015

Thoughts on mainstream anime?

Heya

Jadi waktu aku post pernama blog ini aku bilang aku akan ngomongin tentang animes juga tapi liat liat aku agak jarang juga. So lets go.

So what is mainstream anime?  Ini itu anime yang paling popular dan terkenal di dunia anime. Anime mainstream, itu ya kayak Naruto, Bleach, One Piece, Dragonball, Fairy Tail dan lain lain.



Nah. Aku itu enggak ngerti kenapa orang orang ada yang nggak suka sama anime mainstream. Alasan mereka terkenal banget itukan soalnya mereka bagus. Bahkan banyak orang benci karena mereka anime mainstream dan bilang kalo orang yang suka anime mainstream berarti bukan otaku asli. Bruh. Wtf.

Okay, aku ngerti kalo misalnya orang nggak suka seni atau cerita nya, tapi kalo nggak suka karena mainstream, itu bikin gua grrrrrrrrr mati aja sana.

Pertama tama, semua mainstream anime itu cerita nya bagus banget. Tema pertemanan itu kuat dan bagus banget di anime one piece, naruto dan fairy tail. Tema perjuangan. Momen momen yang penuh emosi menyedihkan, senang, menyedihkan, seram, menyedihkan, banyak banget.



Karakter development nya itu juga bagus banget di mainstream anime.

Walaupun bagus, ya tapi bukan favorit ku sih. Walaupun bagus banget, ada juga hal yang kurang dari anime mainstream. Ya tapi kalo se populer itu siapa yang akan peduli.

Im just saying, cuman karena sebuah anime itu mainstream bukan arti nya anime itu nggak bagus dan harus di benciin. Atau kamu jadi bukan otaku asli. Anime mainstream adalah anime. Kalo bagus ya bagus.

Jumat, 29 Mei 2015

Short-Term or Long-Term: Which one?

Heya!

Jadi di kehidupan itu pasti ngerjain sesuatu itu karena ada alasan nya. Misalnya, akan belajar yang hebat biar bisa dapat kerja yang bagus sekali, atau akan ke dapur untuk ngambil minum biar nggak haus.

Nah, ngerjain sesuatu ini bisa untuk sesuatu yang Long-Term, atau sesuatu yang Short-Term.

Jadi kalo Long Term itu, ya kayak yang belajar. Misalnya kan udah mau mulai kerja keras sejak SD dan hasil nya (dapet kerja yang bagus) akan di dapatkan masih nanti 15 tahun lagi atau kapan lah.

Kalo Short Term itu, yang ngambil air, kan hasil nya cuman akan di dapatkan be-berapa menit lah.

Aku, itu, orang nya nggak bisa jadi orang yang mengerjakan sesuatu untuk Long-Term. Soalnya, gampang ke ganggu dengan hal yang lain, atau menjadi bosan, dan juga nggak terlalu yakin kalo mengerjakan hal itu akan mendapatkan hasil yang di impian. Jadi aku itu nggak bisa belajar dari 5 bulan sebelum ujian, atau aku nggak bisa berlatih bola basket setiap hari, dan aku nggak bisa bikin planning untuk kehidupan aku setiap bulan dan mengerjakan setiap plan aku.

Aku orangnya orang Short-Term. Belajar untuk ujian se-minggu sebelum nya. Latihan basket pas kepingin kepingin aja. Nulis blog karena tinggal satu jam lagi sebelum hari sabtu... Ummm, yeah lupakan hal itu.

Nah, tapi ini itu agak nggak bagus untuk aku, pas tiba aku sadar. Soalnya, aku merasa di waktu ujian aku sekarang (2 minggu lagi sebelum berakhir coy!), banyak yang aku udah lupa di mata pelajaran jadi harus banyak yang di hafalkan lagi. Tapi karena aku punya YD apa lagi, jadi belajar agak males males juga, malah main DOTA sama teman.

Tapi, kalo segala hal ngerjain untuk Long-Term juga nggak terlalu bagus sih. Misalnya, setiap hari kamu udah nyiapin jadwal mau ngapain setiap jam biar effektif untuk nanti di masa depan (mau besok, mau tahun depan, apa lah), kan hidup jadi padet dan sesek, rasanya harus ngikutin jadwal yang udah di siapin. Terus juga, kalo udah mulai belajar dari 6 bulan sebelum ujian ya kan bagus sih, tapi jangan terlalu banyak, soalnya kan ini itu kesempatan untuk masih bermain sama teman. Belajar ya 1 jam se-hari aja untuk ujian lah. Belajar yang benar baru pas 2 bulan sebelum ujian lah.

Jadi, aku itu harus ada balance dari dua hal ini, ya tapi aku kebanyakan cuman Short-Term di waktu saat ini. Nah, gimana kah cara biar bisa ngerjain sesuatu untuk Long-Term?

Motivasi! Ini lah cara yang paling gampang! Huh? Aku? Apaan? Ohhh, motivasi gue apaan? Ya... sebenarnya nggak terlalu gede dan juga nggak terlalu menyakinkan, tapi... Aku itu bikin janjian sama teman aku kalo kita akan ke Universitas yang sama di Inggris. Universitas nya itu agak tinggi jadi harus belajar yang benar dan dapat nilai yang bagus banget kalo mau masuk, jadi aku ya ingetin diri aja dan mikirin kalo aku nggak masuk ke Universitas itu nanti pasti teman aku itu akan kecewa, ini bikin aku kerja yang benar soalnya ya pasti seru lah kalo ke universitas yang sama!

Sama nonton anime, itu motivasi aku juga. Banyak di anime ada scene yang characternya nggak akan menyerah atau terus bekerja keras atau apa lah. Kayak yang Rock Lee itu loh... *Wink Wink* *Ini link ke post itu* *ahem*---> Rock Lee Motivasi

Ya jadi semoga kalian akan sadar dengan hal hal yang anda mengerjakan dan untuk hasil apa lah kerjaan itu. Nggak, gue nggak maksa untuk nge-balance antara short-term dan long-term, cuman mau ngasih tau doang.

Sabtu, 23 Mei 2015

Don't complain at a fast food restaraunt?

Heya

Jadi be-berapa hari yang lalu aku kan ke Hardees, semacam restoran fast food kayak McDonald. Terus pas aku lagi mesen, kan ada yang mau ngambil makananya. Nah, pas udah di ambil dia balik lagi, terus nge-complain, "Ini kentang nya nggak fresh". Minta di bikinin yang baru. Terus dia balik lagi dan nge-complain, "Ini daging nya di ujung sini gosong". Minta di bikinin yang baru. Gua kesel banget ngeliat ini.


Pertama tama, kentang nya nggak 'fresh', ya pasti lah orang ini resto fast food. IT'S IN THE NAME! "FAST FOOD!"Makanan cepet! Ya iyalah nggak akan fresh! Soalnya harus udah di siapin biar makanan nya bisa cepat di layanin.

Kedua, daging nya sedikit 'gosong'. Aduh anjing, orang sedikit gosong ya potong aja lah bagian itu. Nih liat deh, gambaran professional aku:
Liat, sedikit banget terus meni harus nge complain!

Coba kalo penuh resto nya, ada 10 orang lagi ngantri. Kalo lu mau nge-complain dan minta bikin baru, LOL silahkan nungguin 10 orang itu untuk pergi.

Oke, pokoknya: FAST FOOD. Makanan cepet. Dibikin cepet. Di layananin cepet. Ngerjain hal hal yang cepet itu nggak akan perfect, jadi makan aja lah daging gosong itu.

Maaf minggu ini post nya gue nge rant, tapi nyebelin banget waktu ngeliat orang nge complain di fast food. Maaf juga post nya ini hari sabtu. Maaf juga post nya pendek.
Maaf.... maaf... maaf lahir batin... wait what?
Aduh gue jadi gila nih. Yoweslah itu aja.

Jumat, 15 Mei 2015

Exams Started! Impressions?

Heya!
(Maaf pagi banget, soalnya entar malem gue nggak akan ada internet lagi)

Yah jadi kalo kalian inget minggu ini (4 hari yang lalu) aku memulai Ujian Nasional. Nah, sebenarnya aku udah pernah sekali tahun kemaren dengan pelajaran Matematika. PREPARE FOR SOMBONG NADHIF: (soalnya terlalu pinter jadi ngerjain nya setahun lebih cepat), tapi itu kan matematika jadi gampang gampang aja. SOMBONG NADHIF ENDS

Nah, jadi kemaren itu aku pelajaran perancis, biology, computer dan kimia. Selain matematika itu aku nilai dan pengetahuan nya biasa biasa aja, jadi aku harus belajar yang keras untuk ujian yang sekarang ini. Nah, waktu belajar untuk biology, pas ngerjain kertas ujian yang dari tahun sebelomnya, skor nya rendah terus, jadi males dan kepingin menyerah. Bosen belajar, gue pergi ke youtube terus nulis "anime inspirational moments", biar spirit nya balik lagi. Terima Kasih Rock Lee, anda telah membantu saya banyak sekali. Jadi video yang aku nonton itu momen nya Rock Lee. Dia paling jelek di sekolah, di ejekin terus, tapi dia selalu bekerja keras dan nggak pernah putus asa cuman biar dia bisa ngeliatin kalo dia bisa jadi ninja hebat yang cuman pake taijutsu. Langsung deh gue belajar lagi dan sampe sekarang semangat saya masih ada!
Nih Video nya: (Maaf ya, cuman ada eng dub di youtube)
Kalo enggak jalan nih link nya: https://www.youtube.com/watch?v=11hbD0t_SMg

"All your hardwork is pointless, if you don't believe in yourself".
Dengan kata-kata itu, aku jadi percaya kalo aku udah belajar dengan maximal dan nggak akan menyesal.

Tapi aku tetap kuatir (khuatir, apa lah, worry). Tentang apa anda Tanya? Bagus sekali! Bukan tentang belajar yang jelas. Aku itu malah meng-kuatir kan berada di ruang ujian. Kenapa? Soalnya bisa di diskualifikasi kalo melanggar sesuatu dan nanti harus nunggu tahun depan kalo mau ujian lagi! Whaaat?!



Jadi, kalo bawa HP, contekan, sesuatu yang ada tulisan seperti contekan ke ruang ujian itu bisa di diskualifikasi. Aku itu malah takut dengan hal ini, bukan ujian yang sebenarnya. Aku tahu kalo aku udah naro HP di dalam tas sebelum masuk, tapi rasa nya nanti tiba tiba muncul lagi lah di saku. Jadi setiap 15 menit ngerjain ujian pasti aku nyerodok tangan ke dalam saku untuk nge cek kalo HP tiba tiba muncul atau enggak. Aku meningan lulus dengan nilai B dari pada harus ngulangin kelas 11!

Ya meningan ini dari pada ngulangin satu tahun xD


Terus, ada kayak 5 orang yang ngejaga ujian nya, dan meng-kuatir kan kalo mereka ngeliatin aku. Aku takut misalnya aku lagi liat ke atas atau nge-lap keringat dengan baju dikira nya nyontek atau apa lah.

So, jadi itu lah impresi UN gue pertama. Aneh memang gue.

Jumat, 08 Mei 2015

Signing shirts on the last day of school gets me excited?

Heya!

(Maaf pagi banget posting nya, soalnya pas malem gua nggak akan ada internet)

Jadi kemaren itu hari terakhir sekolah saya, soalnya kan mau ujian jadi di suruh belajar di rumah semua nya. Hari terakhir sekolah kan berarti hari terakhir pake seragam, jadi seragam yang dipakai di coret sama teman teman dengan pesan dari mereka kaya "Semoga Berhasil Ujian nya!" atau enggak cuman kata kata alai kaya "Kamu mah Otaku bohongan".



Yah jadi kenapa ini menarik untuk aku? Ada dua alasan. Yang satu adalah yang jelas dapat pesan pesan dari teman gua. Ini itu jadi ngeliatin good memories yang aku punya waktu di sekolah pas nanti di masa depan. Terus juga kan teman gue pasti ada yang nulis sesuatu so alay bikin gue ketawa. Terakhir ya dapat pesan dari perempuan lah. Walaupun mungkin cuman bilang "Ganbatte" tetap lah bikin gua senang, dapat pesan dari perempuan man! Perempuan asli!

Pas mereka nulis di baju gue geli. Doki Doki. (Wek gua di panggil jenius komputer !!!)


Kedua! Menulis di baju orang lain! Aku nggak suka nulis "good luck" dan hal seperti itu, soalnya membosankan, nggak ada impact. Jadi sebelum nulis gua mikir dulu 15 menit apa yang bisa gua tulis yang unique. Saya menemukan bahwa yang paling bagus untuk di tulis itu yang sesuatu ada koneksi antara saya dan orang nya. Jadi seperti perempuan yang di kelas perancis aku, kita kalo ngerjain ulangan atau ujian pasti selalu bergantian mendapat posisi ketiga (ada empat orang di kelas, yang dua lagi selalu bergantian mendapat posisi satu). Jadi gua tulis di baju dia "Always fighting for third place in French!", beda dari pesan yang lain, dan kalo dia liat 20 tahun di masa depan nanti pasti akan ingat memori tentang di kelas perancis!

Ha! Tapi bukan cuman itu. Perempuan man. Nulis di baju perempuan man. Gue orang yang nggak pernah pegangan tangan sama perempuan malah megang belakang (bukan bokong) dan bahu. Doki Doki man, gue waktu nulis ke perempuan yang pertama tangan nya bergetar dan ngabisin 15 menit mikirin nulis apa enggak. Embarrasing man, bikin kontak dengan perempuan.

Ya jadi ini itu good memori untuk kapan aja lah, ngeliat pesan dari teman teman bikin gue senyum :)

Wek: Ini viewer blog gue yang nomor satu malah nge sponsor blog gue di baju gue xD

Jumat, 01 Mei 2015

You gotta give everything your all?

Heya!

Jadi kalo kamu sering nonton anime apa lagi kalo anime yang olahraga, pasti selalu kan tokoh utama dan tim nya selalu bekerja keras dan nggak pernah males ngerjain olahraga itu atau nggak pernah menyerah di tengah pertandingan walaupun misalnya lagi kalah.

Kalo kamu orang nya seperti itu, ya bagus lah! Gue kasih kamu 6 bungkus Indomie deh. Nih:
Silhakan Download Photo nya!
Ahem, anyway, jadi masalahnya itu, di dunia asli 99% orang nggak ada yang kaya gitu di sekolah kamu. Nyebelin menurut aku. Woohooo, waktu nya cerita kehidupan saya!

Jadi waktu pelajaran olah raga, kita bermain sesuatu variasi kasti. Pokoknya cara mainnya orang yang mukul harus muterin lapangan nya (home run), tapi bola nya juga harus muterin lapangan dengan cara ngelemparin ke 4 orang di setiap sudut. Waktu gue mukul bola nya pertama kali, gua lari dan pas di bagian akhir, gua mikir: "sliding atau lari aja ya?" Akhir akhirnya gue gara gara mikir ke-kerasan malah kepeleset, tapi sayangnya aku telat sedetik. Gara gara kepeleset kaki gue jadi sakit dan susah berlari, tapi gua biarin aja. Setelah itu, setiap gue lari gue selalu sliding di bagian akhir biar tambah kecepatan. Terus, pas di babak akhir dan pukulan terakhir aku, tiba tiba kaki gua sakit nya tambah parah dan gua istirahat sebentar. Ada orang yang minta "Woy gue aja yang mukul ya please please pls". Tapi aku bilang "Tidak, harus aku yang ngerjain ini!".

Terus aku berdiri, pegang tonkat kasti nya dengan erat erat seperti di anime dan melihat ke pelempar bola nya dengan keras. Dia melempar dan BOOM! Bola nya terbang ke lapangan sebelah!

Nah kedengeran nya sih biasa biasa aja, tapi ada yang aku harus jelasin nih. Di sekolah aku lapangan indoor nya itu di bagi dua, terus ada gorden di tengah-tengah untuk memisah nya. Terus, permainan variasi kasti ini ada peraturan kalo kena atap langsung OUT! Nah, liat diagram lapangan ini yang aku telah gambar:
Liat dengan baik, cara bolanya ke lapangan sebelah itu cuman bisa lewat lobang di antara atap dan gorden! Lobang nya juga agak kecil lagi! Hebatnya itu bisa lewat dan tidak kena atap!!! Gue udah nggak bisa lari jadi gue berjalan pincang muterin lapangan. Wah keren banget kan! Gara gara selalu 'Give it my all' sih, gue berubah jadi karakter anime!

Akhir akhirnya team gue tetap kalah, gara gara orang orang yang cuman bermain main dan tidak serius. Tapi mau gimana lagi lah, nama nya juga orang lain.

Nah, waktu gue main itu ada orang yang bilang "Ngapain sih lu sliding terus, sok sok hebat dan keren." Masalahnya, ini orang nggak nonton anime, dan tidak tau gimana cara 'Give it my all', kesihan dia. Main game atau olah raga itu lebih seru justru kalo semua orang itu 'Give it my all', walaupun nggak suka olah raga nya. Lihat aja gue! Tiba tiba keren seperti tokoh utama anime!

Sepanjang main game variasi kasti ini juga aku lihat banyak orang yang mukul bola nya dengan 'eh', nggak pake kekuatan apa pun, dan lari pelan soalnya males, dan kalo bola nya terbang ke arah dia malah berdiri doang dan nggak bergerak soalnya males dan ngelihatin bola nya doang. Bikin kesal sekali.



Gue cuman mau minta yang sudah baca post ini, setiap anda partisipasi game atau olah raga, selalu lah "Give it your all!", dan kalo bisa bikin orang orang yang juga partisipasi bersama gitu juga. Percaya deh, pas lagi main dan setelah rasa nya lebih enak, soalnya kamu udah main sekeras dan seserius mungkin.

Jumat, 17 April 2015

Gotta deal with lame excuses?

Heya!

Kita semua punya temen yang suka bikin alasan kenapa dia nggak ngerjain sesuatu (kalo nggak punya berarti kamu yang suka gitu).



Kadang kadang ya dibiarin aja tapi biasanya ngeselin banget. Nah, gue punya temen nih, namanya... Errrr... Kita panggil dia Ahmed.

Dia ini orang yang suka bikin alasan alay setiap kita kumpulan.

1. Kita janjian mau nonton ke bioskop dan film mulai jam 5 jadi ketemuan jam 4:30 an lah. Pas 4:55 itu dia belom dateng terus jadi kita telpon:
Aku: "woy kampret lu dimana 5 menit lagi film nya dimulai!!!"
Ahmed: "eh anjing, maaf, gua tadi keasyikan main Pokemon, lupa waktu"
Dasar, masa keasyikan main Pokemon jadi lupa ketemuan...



2. Kita janjian mau makan bareng di restoran dan ketemuan jam 1:30. Ternyata semua nya kecuali Ahmed dateng jam 2. Jadi kita makan aja ninggalin dia dari pada nungguin (kan udah telat setengah jam ini...) Udah selesai makan tiba tiba dia dateng jam 3.
Ahmed: "lol maaf gue tadi ketiduran"
Dasar kampret...

3. Kita mau main di rumah teman, dan sudah nunggu agak lama dia nggak dateng dateng. Kita telpon:
Aku: "wou lu dimana?"
Ahmed "maaf, ibu aku nggak ngebolehin soalnya rumahnya jauh"
Kebetulan adik nya yang temen kita itu lagi main sama adiknya Ahmed di rumah dia. Pas pulang dia bilpang si Ahmed cuman main GTA V seharian
Sigh... Dasar si pemales

Ya itulah si Ahmed, salah satu teman aku.
Nggak bisa apa apa tapi biarkan saja deh, susah ngajarin dia.

Jadi yang aku mau bilang, gue nanti Mei sama Juni akan ujian nasional dan palingan nggak bisa posting (hipokrit, tau, ini lame excuse), tapi ya gua mendingan lulus dari pada gagal dan ngulangin kelas xD

Jumat, 10 April 2015

Life is just a story?

Heya!

Aku ini, kali misalnya mau naik pesawat, teman aku kadang kadang suka nanya kalo aku takut pas lagi di udara. Aku selalu jawab enggak, soalnya aku percaya dengan sebuah teori yang aku punya.



Jadi aku ini punya teori, yaitu hidup kita cuman sebuah cerita. Jadi, setiap manusia itu adalah tokoh utama di ceritanya sendiri. Nah, berarti aku tokoh utama di cerita aku kan? Ini arti nya ceritanya nggak akan pernah selesai sampai aku mati. Tapi kenapa itu artinya aku jadi nggak takut terbang anda bertanya... Soalnya tokoh utama selalu mengerjakan sesuatu yang keren dan besar atau sesuatu yang hebat terjadi sebelum mereka mati, dan di hidup aku , aku nggak pernah ada sesuatu yang hebat terjadi atau mengerjakan sesuatu yang keren dan besar. Hidup aku normal aja dan agak membosankan kalo di komparasi dengan tokoh utama di anime atau komik.



Nah, kalo cerita pasti ada karakter karakter lain kan. Selain kita ada juga:
Main Character (Bukan kita)
Secondary Character
Tertiary Characters
Background Characters

Main karakter itu bisa orang tua, sahabat, istri/suami. Main karakter itu orang yang hampir selalu di hidup kamu yang sering membantu kamu dengan kesusahan, orang yang penting untuk kamu, dan orang yang mengarahkan hidup kamu (misalnya kalo kamu enggak pernah ketemu dia kamu nggak akan jadi kamu yang sekarang). Bisa orang yang bikin hidup kamu bahagia, tapi bisa juga orang yang bikin hidup kamu seperti neraka. (seperti Sakura)


Secondary karakter itu seperti main karakter tapi mungkin cuman untuk sebuah periode waktu. Misalnya dia  di cerita kamu saat pas kamu SMA, kuliah dan umur 40an. (seperti Shikamaru)



Tertiary karakter itu cuman ada untuk satu periode. Misalnya cuman untuk pas kamu SMA doang dan nggak pernah ketemu lagi (seperti Hidan)



Background karakter ya orang cuman ada di ceritamu tapi nggak terlalu ngapa-ngapain. Misalnya classmate yang kamu nggak pernah ngomong atau jarang sekali. Yang palingan cuma halo haloan di pagi hari. (Seperti udon dan moegi, teman si konohamaru)



Aku suka mikir mikir teman teman aku yang mana yang main karakter dan yang mana yang secondary karakter. (Stefan which one do you think you are xD ?) . Nah, walaupun kita tokoh utama di cerita sendiri, pasti kita tipe karakter nya beda di cerita orang lain. Bisa jadi background karakter bisa jadi secondary.

Semoga saja saya menjadi main karakter juga di beberapa cerita orang lain, soalnya itu arti nya aku penting untuk mereka :')