Jumat, 28 November 2014

It's funny how one thing leads to another isn't it?

Jadi, be-berapa hari ini saya memikir tentang hidupku, dan memikir kalo misalnya ada sesuatu yang tidak terjadi, apakah saya akan tetap menjadi diri saya yang sekarang? Banyak juga sih, di sejarah manusia, gara-gara sesuatu terjadi, sesuatu hal gede terjadi. Banyak example kaya cara PS1 terbuat, atau kebangkitan Hitler di 1939  atau cara Kingdom Hearts terbuat etc.

Nah, saya kasih example di dunia asli, kebuatanya Kingdom Hearts.

Sesuatu hari, di Negara bernama Jepang, di planet Bumi, di Solar system kami, ada perusahaan game bernama SquareSoft, dan di bangunan yang sama juga ada perusahan bernama Disney. Di perusahaan itu ada orang bernama Tetsuya Nomura, seseorang legenda. Dia nggak sengaja mendengar percakapan antara dua orang penting di Square, yang membilang " padahal Mickey Mouse bisa saja jadi gede, tapi kita nggak bisa mengunakan nya"

 Pada tahun yang sama, ada game Mario keluar. Game nya ini 3D, dan Nomura jadi kepingin bikin game yang 3D. Tapi sama SquareSoft tidak di bolehkan, gara-gara mereka bilang bikin game baru dengan karakter baru itu mustahil. Tapi Nomura bilang kalo karakter Disney bisa dipakai biar karakternya tidak baru dan banyak orang tau. Dia dapet ide ini gara gara mendengar percakapan yang tadi, dan dia telah di kasih kesempatan.

Terus suatu hari, excecutive Square nggak sengaja memasuki lift bersama executive Disney. Dan di situ dia mengasih tau ide untuk kolaborasi, dan Disney setujuh. Dari situ lah Kingdom Hearts mulai di bikin.

Nah, kalo si Tetsuya Nomura tidak mendengar percakapaan itu, atau game Mario yang 3D tidak keluar, atau perusahaan mereka tidak di bangunan yang sama, apakah Kingdom Hearts tetap akan dibikin? Kayaknya sih tidak, makanya kita harus menghargai hal-hal yang terjadi di kehidupan kami, walaupun cuman kecil.



Nah, waktu saya kelas 1SD, saya harus pindah ke Negara Oman dari Indonesia gara-gara pekerjaan ayah saya. Waktu itu saya tidak mau pindah gara-gara tidak mau meninggalkan teman teman saya atau menghadapi pengalaman baru atau belajar bahasa inggris sampe fasih. Tapi, kalo saya pikir sekarang, saya harus berterimakasih untuk hal ini yang terjadi.


Gara-gara saya pindah ke Oman, saya ketemu salah satu teman baik saya. Dia menunjukan aku ke game bernama Runescape. Terus, saya pernah di paksa ke ulang tahun seseorang yang saya pun tidak tahu. Saya nggak tau siapa-siapa di sana, tapi pas kulihat, mereka lagi main game bernama Runescape. Aku langsung bilang kalo aku juga main dan bilang level berapa dll. Langsunglah aku berteman sama orang-orang di sana, yang sekarang juga teman-teman baik saya. Terus mereka menunjukkan aku ke cartoon (waktu dulu aku nggak tau anime apaan, jadi memanggil nya cartoon, im sorry)  bernama Naruto, dan saya suka banget. Ini mengasih saya ide kalo mungkin di internet saya juga bisa menonton Digimon, karena saya belum pernah sampe selsai nontonya waktu kecil. Terus aku jadi suka menonton anime kaya gini, dan akhirnya mencari di internet untuk lebih banyak anime untuk di tonton, dan jadilah saya yang sekarang. (Or something like that)

Jadi kalo di summarise dengan bonus:
Moving to Oman --> Meeting a good friend ---> Playing Runescape ---> Meeting even more good friends ---> Watching Naruto ---> Watching Digimon ---> The start of my anime life ---> Punya kesukaan yang sama dengan saudara saya ---> di ajarin game JRPG ---> who I am now

Nah, kalo misalnya saya tidak di kasih tau tentang game Runescape, apakah saya akan tetap bisa berteman sama mereka waktu di ulang tahun itu? Kalo di pikir sih, iya, tapi mungkin bisa lebih lama sampe berteman beneran, mungkin bisa juga 2 tahun.

Inti nya, kalo sesuatu terjadi di kehidupan anda yang nggak di sukai, atau yang di sukai, inget saja, kalo mungkin hal itu akan mengarahkan ke sesuatu yang bagus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar